Dari moncernya pendapatan tersebut, CSAP berhasil menyisihkan laba bersih sebesar Rp19,62 miliar, melonjak hingga 361 persen, dibanding realisasi laba bersih pada triwulan I-2025 yang masih sebesar Rp4 miliar.
"Pertumbuhan maksimal laba bersih ditopang oleh strategi efisiensi operasional, penguatan jaringan distribusi, dan ekspansi ritel modern yang berjalan dengan baik," ujar Andy.
Saat ini segmen distribusi memberikan kontribusi penjualan sebesar 60 persen terhadap pendapatan CSAP, dengan pertumbuhan sebesar empat persen secara tahunan. Sedangkan segmen ritel menyumbang 40 persen penjualan, meski mengalami koreksi pertumbuhan sebesar dua persen, akibat libur panjang Idulfitri pada Maret 2026.
"Sepanjang 2026, Mitra10 menargetkan pembukaan minimal empat toko baru di sejumlah wilayah, termasuk Bali, Makassar, dan Bandung," ujar Andy.
(taufan sukma)