Program ini dirancang untuk memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menata kehidupan secara aman dan nyaman, dengan fokus pada kualitas hunian serta keberlanjutan proses pemulihan.
"Dalam kondisi darurat, kecepatan menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu, Adhi Karya menjalankan mandat negara dengan bekerja cepat, tepat, dan bertanggung jawab," ujar Moeharmein.
Melalui pembangunan nonstop selama enam hari, Rumah Hunian Danantara Tahap I telah berhasil diselesaikan dengan baik dan sesuai harapan. Selanjutnya, Moeharmein memastikan bahwa pihaknya bakal segera melanjutnya proses untuk pembangunan tahap selanjutnya.
Percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara dilaksanakan oleh Adhi Karya dengan sistem kerja 24 jam 3 shift, dan menggunakan tenaga terampil serta merekrut tenaga lokal Aceh di sekitar lokasi pembangunan.
"Melalui kolaborasi antara Danantara, Adhi Karya, dan BUMN, huntara di Aceh Tamiang diharapkan dapat menjadi tempat tinggal sementara yang aman dan layak, sekaligus
menjadi jembatan menuju hunian permanen serta pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara bertahap," ujar Moeharmein.
(taufan sukma)