Margin laba kotor juga meningkat menjadi 29,1% dari 22,3 persen. Pada saat yang sama, laba bersih melesat 424,5 persen menjadi Rp93,11 miliar dibandingkan Rp17,75 miliar pada 2024.
"Margin laba bersih kami juga naik menjadi 6,2 persen dari sebelumnya 1,3 persen. Sejalan dengan perbaikan kinerja tersebut, kami juga berencana membagikan dividen sekitar Rp20 miliar kepada pemegang saham dari laba 2025," ujar Jose.
(taufan sukma)