OPEC dan sekutunya (OPEC+) menahan rencana peningkatan produksi minyak pada kuartal pertama 2026, setelah sebelumnya melepas sekitar 2,9 juta barel per hari ke pasar sejak April 2025.
“Jika harga benar-benar jatuh cukup dalam, saya membayangkan akan ada pemangkasan produksi,” kata Kepala Strategi Minyak Global Morgan Stanley, Martijn Rats.
Rats menambahkan, “Namun jika harga saat ini bertahan, setelah jeda pada kuartal pertama, mereka kemungkinan melanjutkan pencabutan pemangkasan tersebut.”
Rekor tembaga dan peran China
Harga tembaga di London Metal Exchange pekan ini menyentuh rekor tertinggi USD12.960 per ton, atau naik hampir 44 persen sepanjang 2025.
Kenaikan ini didorong oleh pelemahan dolar AS, lonjakan permintaan dari sektor kecerdasan buatan dan energi terbarukan, serta gangguan produksi tambang.