sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Konflik Timur Tengah Kian Panas, Dolar Berbalik Menguat di Awal Pekan

Market news editor Desi Angriani
23/03/2026 12:35 WIB
Penguatan dolar terjadi setelah meningkatnya ancaman saling serang antara Amerika Serikat dan Iran.
Konflik Timur Tengah Kian Panas, Dolar Berbalik Menguat di Awal Pekan (Foto: dok Freepik)
Konflik Timur Tengah Kian Panas, Dolar Berbalik Menguat di Awal Pekan (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Senin (23/3/2026) seiring meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah.

Penguatan dolar terjadi setelah meningkatnya ancaman saling serang antara Amerika Serikat dan Iran, yang meredam selera risiko pasar global. 

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang infrastruktur listrik Iran, sementara Teheran menyatakan siap membalas dengan menyerang fasilitas vital di kawasan.

Melansir CNA, Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama tercatat naik 0,08 persen ke level 99,62. Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya dolar sempat mencatat pelemahan mingguan pertama sejak konflik dimulai.

Sementara itu, sejumlah mata uang utama dunia justru melemah terhadap dolar. Euro turun 0,16 persen ke USD1,1552, yen Jepang melemah 0,14 persen ke 159,45 per dolar, dan poundsterling turun 0,06 persen ke USD1,3331.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement