Saat ini keduanya diperdagangkan dengan diskon sekitar 60-70 persen dibanding estimasi nilai intrinsiknya.
Di sektor konsumsi atau consumer goods, Arief melihat tanda-tanda awal pemulihan terutama pada segmen masyarakat berpendapatan rendah. Perbaikan ini didorong oleh dorongan fiskal pemerintah.
Sinyal tersebut dinilai penting karena selama beberapa waktu terakhir sektor ini menghadapi tekanan daya beli.
Jika pertumbuhan ekonomi benar-benar melampaui 6 persen, daya beli rumah tangga diperkirakan akan membaik secara bertahap.
Dampaknya, pertumbuhan nominal pendapatan perusahaan konsumer berpotensi kembali mencapai dua digit.