Sebelumnya, KPI memborong sebanyak 1.259.388.400 atau 4,03 persen saham IATA pada 8 Desember 2025. Saham tersebut dibeli harga Rp100 per saham sehingga dana yang digelontorkan Rp125,93 miliar.
Hingga Rabu (7/1/2025), saham IATA turun 0,58 persen ke Rp171 dengan mencatatkan penguatan 62,86 persen dalam satu bulan.
(DESI ANGRIANI)