AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Laba Antam (ANTM) Meroket 442 Persen Jadi Rp1,53 Triliun di Semester I-2021

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Rabu, 29 September 2021 08:14 WIB
Capaian laba usaha pada semester I 2021 tercatat sebesar Rp1,53 triliun, tumbuh signifikan 442 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp281,65 miliar.
Laba Antam (ANTM) Meroket 442 Persen Jadi Rp1,53 Triliun di Semester I-2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatakan kinerja operasi dan keuangan dimana tercermin dari capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada semester I 2021 sebesar Rp2,49 triliun. 

Capaian profitabilitas Antam pada periode tersebut tercermin pada capaian laba kotor sebesar Rp3,17 triliun, tumbuh 141 persen dari capaian laba kotor pada periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp1,31 triliun. 

Sementara itu, capaian laba usaha pada semester I 2021 tercatat sebesar Rp1,53 triliun, tumbuh signifikan 442 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp281,65 miliar.  

"Faktor pendukung tercapainya peningkatan ini adalah pertumbuhan tingkat penjualan serta pengelolaan biaya beban pokok penjualan dan usaha yang optimal. Pertumbuhan positif laba kotor dan laba usaha mendukung capaian laba tahun berjalan semester I 2021 sebesar Rp1,16 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan Antam, Yulan Kustiya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (29/9/2021). 

Selain itu, implementasi strategi operasional yang tepat mendukung capaian profitabilitas seluruh segmen operasi utama Antam yang berbasis pada komoditas nikel, emas, dan bauksit. Hal tersebut tercermin pada posisi arus kas bersih perusahaan yang diperoleh dari aktivitas operasi pada semester I 2021 sebesar Rp2,40 triliun, tumbuh signifikan lebih dari 17 kali dibandingkan semester I 2020 sebesar Rp141,43 miliar.  

Capaian arus kas bersih dari aktivitas operasi tersebut memperkokoh perolehan kenaikan bersih arus kas dan setara kas Antam pada semester I 2021 yang mencapai Rp1,07 triliun, sehingga memperkokoh struktur keuangan Antam yang tercermin dari saldo kas dan setara kas pada semester I 2021 sebesar Rp5,12 triliun, tumbuh 70 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp3,01 triliun.  

Yulan menuturkan, pada tahun 2021, Antam berfokus pada strategi untuk mengembangkan basis pelanggan di dalam negeri, terutama pemasaran produk emas dan bijih nikel Antam, seiring dengan pertumbuhan tingkat penyerapan pasar dalam negeri.  

Pada semester I 2021, total penjualan bersih Antam tercatat sebesar Rp17,28 triliun, meningkat 87 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp9,24 triliun. Penjualan bersih domestik menjadi penyumbang capaian yang dominan sebesar Rp13,68 triliun atau 79 persen dari total penjualan bersih Antam.  

"Berdasarkan segmentasi komoditas, penjualan produk emas menjadi kontributor terbesar terhadap total penjualan bersih sebesar Rp11,87 triliun (69 persen), disusul feronikel yang mencatatkan penjualan sebesar Ap2,59 tnisun (15 persen), bijih nikel sebesar Rp2,04 triliun (12 persen), serta segmen bauksit dan alumina sebesar Rp613,68 miliar (4 persen)," kata dia. 

Pada tahun 2021, Antam berfokus dalam pengembangan basis pelanggan logam mulia di pasar dalam negeri. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas serta pertumbuhan permintaan emas di pasar domestik.  

Kinerja penjualan emas Antam pada semester I 2021 mencapai 13.341 kg (428.923 troy oz), meningkat 69 persen dari capaian penjualan periode sebelumnya. Sementara itu, pada semester I 2021 Antam mencatatkan total volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung sebesar 719 kg (23.116 troy oz).  

Antam juga terus melakukan inovasi penjualan produk emas Logam Mulia dengan mengedepankan mekanisme transaksi penjualan dan buyback emas secara online melalui website resmi www.logammulia.com. Melalui jaringan Butik Emas Logam Mulia yang tersebar di 11 kota di Indonesia dan kegiatan pameran di beberapa lokasi, Antam menjalankan kegiatan operasi dan penjualan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.  

Kemudian, segmen nikel mencatatkan pencapaian kinerja yang positif pada semester I 2021. Volume produksi feronikel Antam tercatat sebesar 12.679 ton nikel dalam feronikel (TNi), dengan tingkat penjualan feronikel sebesar 12.068 TNi. Sementara itu, untuk komoditas bijih nikel, volume produksi bijih nikel yang digunakan sebagai bahan baku feronikel ANTAM dan penjualan kepada pelanggan domestik tercatat sebesar 5,34 juta wet metric ton (wmt), meningkat signifikan 287 persen dibandingkan capaian produksi periode sebelumnya sebesar 1,38 juta wmt wmt.  

Sedangkan volume penjualan bijih nikel ke pasar domestik pada semester I 2021 mencapai 3,66 juta wmt, tumbuh signifikan lebih dari 21 kali dibandingkan capaian penjualan pada periode sebelumnya sebesar 168 ribu wmt.  

Pada semester I 2021, volume produksi komoditas bijih bauksit Antam yang digunakan sebagai bahan baku bijih pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) serta penjualan kepada pihak ketiga tercatat sebesar 1.09 juta wmnt, meningkat sebesar 36 persen jika dibandingkan produksi bauksit pada periode sebelumnya.  

Sedangkan capaian total volume penjualan bauksit pada semester I-21 mencapai 587 ribu wmt, tumbuh 4 persen. Sementara itu, volume produksi CGA ANTAM mencapai 28.710 ton alumina dengan tingkat penjualan CGA mencapai 65.700 ton alumina atau tumbuh 69 persen dibandingkan capaian periode sebelumnya. 

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD