sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Laba Bank Besar Dinilai Masuki Titik Balik di 2026, Dua Saham Ini Jadi Sorotan

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
30/01/2026 11:55 WIB
Sektor perbankan Indonesia dinilai akan memasuki titik balik pertumbuhan laba (inflection point) pada 2026.
Laba Bank Besar Dinilai Masuki Titik Balik di 2026, Dua Saham Ini Jadi Sorotan. (Foto: Freepik)
Laba Bank Besar Dinilai Masuki Titik Balik di 2026, Dua Saham Ini Jadi Sorotan. (Foto: Freepik)

Indo Premier juga mengingatkan potensi risiko pada segmen mikro, khususnya bagi BBRI, apabila terjadi perubahan kebijakan subsidi atau asuransi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Di sisi lain, biaya dana (cost of fund) diperkirakan tetap tinggi akibat kondisi likuiditas yang ketat.

Sementara itu, biaya kredit (cost of credit/CoC) diproyeksikan relatif stabil pada 2026.

Indo Premier menilai kualitas aset korporasi masih lebih tangguh dibandingkan segmen konsumer dan UMKM. Rasio kredit bermasalah (NPL) korporasi bank besar tercatat jauh lebih rendah dibandingkan kredit mikro dan ritel.

Secara keseluruhan, Indo Premier memperkirakan pertumbuhan laba bank besar sekitar 5-6 persen pada 2026, sedikit di bawah konsensus pasar yang berada di kisaran 7-10 persen.

Namun, valuasi sektor dinilai menarik, dengan perbankan saat ini diperdagangkan di 1,9 kali price to book value (PBV) dan 10,9 kali price to earnings (P/E), atau sekitar minus satu standar deviasi dari rata-rata 10 tahun.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement