Wakil Direktur Utama & Chief Financial Officer, Edoardus Ardianto menambahkan, untuk mendukung tujuan operasi tersebut, perseroan tetap berkomitmen terhadap pengalokasian modal secara strategis dan manajemen keuangan yang baik.
“Dana hasil dari penerbitan obligasi dalam mata uang rupiah di kuartal I-2026 akan digunakan untuk pelunasan fasilitas pinjaman yang ada dan untuk mendanai kebutuhan modal kerja perusahaan. Strategi ini akan memperkuat arus kas perusahaan yang semakin fleksibel dan menurunkan beban keuangan perusahaan secara keseluruhan,” tuturnya.
(Febrina Ratna Iskana)