Kontribusi pendapatan dari kasus kompleks pun meningkat 4,5 percentage point menjadi 27,7 persen. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan Average Revenue per Inpatient Day (ARPID) dan Average Revenue per Outpatient Visit (ARPOP) sekitar 12 persen.
Dari sisi komposisi pasien, pendapatan dari covered patient atau pasien yang ditanggung asuransi meningkat dari 58 persen menjadi 62 persen. Sementara itu, pendapatan dari pasien yang membayar sendiri atau self payer turun dari 30 persen menjadi 28 persen.
Adapun kontribusi pendapatan dari pasien JKN atau BPJS turun dari 12 persen menjadi 10 persen. Secara pertumbuhan, pendapatan non-JKN meningkat 10,7 persen, sedangkan pendapatan JKN turun 11,4 persen.
Berdasarkan jenis layanan, pendapatan Mitra Keluarga masih didominasi oleh obat dan perlengkapan medis dengan kontribusi 48 persen dari total pendapatan. Porsi tersebut meningkat sekitar 2 percentage point dibandingkan tahun sebelumnya.
Tya menjelaskan peningkatan porsi obat dan perlengkapan medis terjadi seiring dengan meningkatnya penanganan pasien dengan kasus kompleks. Pasien dengan kasus tersebut cenderung membutuhkan lebih banyak obat, consumable, implan, serta pemeriksaan diagnostik yang lebih advance.