AALI
9950
ABBA
294
ABDA
7000
ABMM
1370
ACES
1280
ACST
196
ACST-R
0
ADES
3440
ADHI
845
ADMF
7600
ADMG
189
ADRO
2300
AGAR
364
AGII
1435
AGRO
1335
AGRO-R
0
AGRS
160
AHAP
70
AIMS
364
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1110
AKRA
800
AKSI
805
ALDO
1365
ALKA
308
ALMI
290
ALTO
252
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.00
0.84%
+4.23
IHSG
6679.57
0.8%
+52.70
LQ45
951.44
0.86%
+8.10
HSI
24878.63
-0.3%
-73.72
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
16663.77
-0.92%
-155.21
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
849,207 / gram

Makin Gurih, Laba Usaha Indofood (INDF) Naik 42 Persen Jadi Rp12,23 Triliun

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 30 November 2021 16:29 WIB
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan kinerja keuangan positif untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2021. 
Makin Gurih, Laba Usaha Indofood (INDF) Naik 42 Persen Jadi Rp12,23 Triliun (FOTO: MNC Media)
Makin Gurih, Laba Usaha Indofood (INDF) Naik 42 Persen Jadi Rp12,23 Triliun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan kinerja keuangan positif untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2021. 

Mengutip laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/11/2021), Perseroan membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 24 persen menjadi Rp72,81 triliun dibandingkan Rp58,78 triliun tahun lalu.

Laba usaha INDF naik 42 persen menjadi Rp12,23 triliun dari Rp8,63 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 16,8 persen dari 14,7 persen.

Sedangkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 44 persen menjadi Rp5,41 triliun dari Rp3,75 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 7,4 persen dari 6,4 persen. Core profit meningkat 29 persen menjadi Rp5,62 triliun dari Rp4,34 triliun.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim mengatakan, di tengah-tengah berbagai tantangan dalam pemulihan global, termasuk peningkatan harga komoditas, ketangguhan model bisnis kami telah dapat memberikan dasar yang kokoh dalam menghasilkan kinerja yang baik di periode sembilan bulan pertama tahun 2021 ini.

"Kami akan tetap berusaha untuk mempertahankan kinerja dan keunggulan kami, serta tetap waspada dalam menjaga kesehatan para karyawan kami,” ujar Anthoni dalam keterangan resminya, Selasa (30/11/2021).

Dalam dua dekade terakhir, Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar.

Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood memperoleh manfaat dari skala ekonomis serta ketangguhan model bisnisnya yang terdiri dari empat Kelompok Usaha Strategis yang saling melengkapi sebagai berikut:

- Produk Konsumen Bermerek (CBP) : Dengan didukung oleh kekuatan merek-merek produknya, Grup CBP memproduksi beragam produk konsumen bermerek antara lain mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, dan minuman.

- Bogasari : Grup Bogasari memiliki kegiatan usaha utama memproduksi tepung terigu dan pasta, didukung oleh unit usaha perkapalan dan kemasan.

- Agribisnis : Kegiatan usaha utama Grup Agribisnis meliputi penelitian dan pengembangan, pemuliaan benih bibit, pembudidayaan dan pengolahan kelapa sawit hingga produksi dan pemasaran produk minyak goreng, margarin dan shortening. Di samping itu, kegiatan usaha Grup ini juga mencakup pembudidayaan dan pengolahan tebu dan karet serta tanaman lainnya.

- Distribusi : Dengan jaringan distribusi yang paling luas di Indonesia, Grup Distribusi mendistribusikan sebagian besar produk konsumen Indofood dan anak-anak perusahaannya, serta berbagai produk pihak ketiga.

(RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD