IDXChannel – Kinerja emiten barang konsumsi diperkirakan menghadapi tekanan margin pada kuartal III-2026 (Q3-2026) akibat kenaikan harga bahan baku.
Di tengah kondisi tersebut, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba yang lebih kuat dari perkiraan pasar, sementara PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berisiko membukukan laba di bawah konsensus.
Analis Indo Premier Sekuritas Andrianto Saputra dan Nicholas Bryan dalam riset yang terbit pada 14 Oktober 2026 memperkirakan kinerja laba KLBF dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) pada kuartal III-2026 akan melampaui konsensus.
Sementara itu, laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) diperkirakan sejalan dengan ekspektasi pasar, sedangkan laba SIDO berpotensi di bawah perkiraan.
Dari sisi penjualan, KLBF diperkirakan menjadi satu-satunya emiten dalam kelompok yang dianalisis dengan realisasi di atas konsensus.