Meski prospek penjualan sejumlah emiten masih terjaga, kenaikan harga bahan baku berpotensi menekan margin keuntungan.
Indo Premier memperkirakan margin laba kotor atau gross profit margin (GPM) MYOR turun menjadi 24 persen pada kuartal III-2026, atau menyusut 81 basis poin dibandingkan kuartal sebelumnya.
GPM ICBP juga diproyeksikan turun menjadi 33 persen, terkoreksi 92 basis poin secara kuartalan.
Tekanan tersebut berasal dari kenaikan harga gula, kakao, dan kopi yang masing-masing meningkat 15,8 persen, 48,3 persen, dan 3,4 persen secara kuartalan.
Selain itu, harga gandum domestik dari Bogasari naik 2 persen pada Juli 2026, sehingga kenaikannya sejak awal tahun mencapai 5-6 persen.