sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Masuk 2026, Astragraphia (ASGR) Kembangkan Solusi Percetakan Digital di Bawah Rp4 Miliar

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
26/01/2026 16:00 WIB
PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menargetkan penguatan bisnis melalui pengembangan solusi percetakan digital serta perluasan segmen aplikasi bernilai tambah.
Masuk 2026, Astragraphia (ASGR) Kembangkan Solusi Percetakan Digital di Bawah Rp4 Miliar. (Foto: Doc IDXC)
Masuk 2026, Astragraphia (ASGR) Kembangkan Solusi Percetakan Digital di Bawah Rp4 Miliar. (Foto: Doc IDXC)

IDXChannel – Memasuki 2026, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menargetkan penguatan bisnis melalui pengembangan solusi percetakan digital serta perluasan segmen aplikasi bernilai tambah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat portofolio solusi berbasis teknologi.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Astragraphia memperkenalkan Fujifilm Revoria Press™ PC2120. Produk ini dihadirkan untuk melengkapi lini solusi percetakan digital perusahaan, khususnya bagi pelanggan dengan kebutuhan aplikasi cetak khusus.

Fujifilm Revoria Press™ PC2120 merupakan mesin printer produksi yang menggunakan empat warna CMYK dan dua toner warna spesial, sehingga memungkinkan reproduksi warna yang lebih luas. Mesin ini juga dilengkapi fitur otomatisasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang ditujukan untuk mendukung efisiensi proses produksi.

Direktur PT Astra Graphia Tbk, King Iriawan Sutanto, menyampaikan bahwa peluncuran produk ini sejalan dengan arah pengembangan perusahaan pada 2026, yang difokuskan pada penguatan portofolio solusi, peningkatan produktivitas pelanggan, serta pengembangan pasar percetakan digital.

Menurut manajemen, Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia Pasifik yang menghadirkan teknologi tersebut. Kehadiran Fujifilm Revoria Press™ PC2120 diharapkan dapat memperluas jangkauan Astragraphia di segmen percetakan dengan kebutuhan khusus.

Dari sisi komersial, Fujifilm Revoria Press™ PC2120 dipasarkan dengan harga di kisaran di bawah Rp4 miliar. Penetrasi pasar dilakukan secara bertahap melalui jaringan distribusi Astragraphia yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Sebagai gambaran kinerja, hingga kuartal III-2025, PT Astra Graphia Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp181,26 miliar atau tumbuh 20,39 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pendapatan bersih perseroan tercatat Rp2,26 triliun per September 2025, meningkat 10,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Manajemen menilai capaian tersebut menjadi dasar dalam menjalankan strategi bisnis ke depan, termasuk melalui pengembangan solusi berbasis teknologi dan fokus pada segmen bernilai tambah.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement