Di sektor pendidikan, penerapan solusi iFLYTEK AI Smart Class diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan kekurangan sekitar 1,3 juta tenaga guru di Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui sistem yang lebih personal dan berbasis data.
Sistem ini memungkinkan otomatisasi berbagai proses pendidikan, mulai dari pengajaran hingga evaluasi, sehingga meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar sekaligus mendukung pengembangan talenta AI lokal.
Salah satu implementasi awal teknologi tersebut telah diterapkan di Tzu Chi School. Pihak sekolah menyebut penggunaan teknologi seperti AI Board Writing, AI Tutor, dan AI Recording System mampu membantu proses pembelajaran di kelas menjadi lebih interaktif dan efisien.
Selain pendidikan, kolaborasi ini juga menyasar sektor kesehatan dengan menghadirkan solusi AI berbasis Spark Medical Large Model. Teknologi tersebut diklaim memiliki kemampuan analisis medis yang melampaui 96,3 persen peserta manusia dalam ujian lisensi medis.
Vice President iFLYTEK Smart Healthcare Liu Yang menambahkan, penerapan teknologi tersebut akan difokuskan pada peningkatan kapasitas layanan kesehatan primer serta percepatan proses skrining penyakit, termasuk tuberkulosis (TB), guna membantu mengatasi keterbatasan tenaga medis dan fragmentasi data kesehatan di Indonesia.