sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Masuk Daftar HSC, 7 Saham Berpotensi Gagal Naik ke Indeks Utama

Market news editor Desi Angriani
23/04/2026 06:31 WIB
Saham dengan tingkat kepemilikan yang terlalu terpusat tidak lagi memenuhi syarat untuk menjadi konstituen indeks utama.
Masuk Daftar HSC, 7 Saham Berpotensi Gagal Naik ke Indeks Utama (Foto: iNews Media Group)
Masuk Daftar HSC, 7 Saham Berpotensi Gagal Naik ke Indeks Utama (Foto: iNews Media Group)

Penyesuaian ini akan mulai diterapkan pada evaluasi mayor April 2026 dan efektif pada hari pertama bursa Mei 2026.

Langkah BEI tersebut sejalan dengan MSCI yang mengumumkan akan mengeluarkan saham Indonesia dari indeksnya apabila masuk dalam daftar HSC. Kebijakan ini disebut konsisten dengan perlakuan di pasar lain, termasuk Hong Kong.

Stockbit pada Rabu (22/4/2026) menilai, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yang saat ini tercatat sebagai konstituen LQ45 dan IDX80 serta masuk dalam daftar HSC, berpotensi keluar dari indeks pada Mei 2026.

Potensi keluarnya kedua saham tersebut dapat memicu arus keluar dana (outflow) dari investor pasif yang mengikuti indeks acuan.

Selain itu, terdapat tujuh saham lain yakni PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV), PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY), dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang juga berada dalam daftar HSC dan berpotensi terhambat untuk masuk ke indeks mayor selama status tersebut belum berubah.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement