Pola belanja yang lebih terukur tersebut juga disebut Edwin mencerminkan upaya masyarakat dalam menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Kami melihat bahwa konsumen semakin bijak dalam berbelanja. Prioritas pemenuhan kebutuhan rumah tangga kini dibarengi dengan pertimbangan fungsi, relevansi, dan fleksibilitas produk," kata dia.
Edwin menyebut, memasuki 2026, MR DIY Indonesia juga mencermati konsistensi pertumbuhan belanja konsumen yang semakin merata di berbagai wilayah, tidak lagi terpusat di kota-kota besar.
Sepanjang 2025, tren tersebut sejalan dengan ekspansi jaringan MR DIY yang membuka lebih dari 270 toko baru di seluruh Indonesia, termasuk peresmian toko ke-1.200 di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).