AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Melemah 12 Poin, Rupiah Hari Ini Ambles ke Rp14.336 per Dolar AS

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 18 Januari 2022 15:42 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini kembali mengalami koreksi kembali sebesar 12 poin ke level Rp14.336.
Melemah 12 Poin, Rupiah Hari Ini Ambles ke Rp14.336 per Dolar AS. (Foto: MNC Media)
Melemah 12 Poin, Rupiah Hari Ini Ambles ke Rp14.336 per Dolar AS. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini kembali mengalami koreksi kembali sebesar 12 poin ke level Rp14.336. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp14.324.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, indeks dolar menguat imbas investor saat ini sedang menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve AS, yang akan diturunkan pada 26 Januari.

"Bank sentral telah mengindikasikan bahwa mereka dapat menaikkan suku bunga pada Maret 2022 untuk mengekang inflasi yang tinggi," tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (18/1/2022).

Sedangkan di Asia Pasifik, Bank of Japan mempertahankan suku bunganya tidak berubah pada -0,10% karena mengeluarkan keputusan kebijakannya pada hari sebelumnya.

Sementara Bank sentral di Indonesia, Malaysia, Norwegia, Turki, dan Ukraina juga akan menjatuhkan keputusan kebijakan masing-masing pada Kamis.

Sementara itu, pasar kerja global akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari perkiraan sebelumnya, menurut laporan Organisasi Buruh Internasional yang dirilis pada hari Senin. Pengangguran diatur untuk tetap di atas level sebelum COVID-19 hingga setidaknya 2023 karena ketidakpastian tentang perjalanan dan durasi pandemi, tambah laporan itu.

Dari sisi domestik, Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) pada 2021 mengalami surplus sebesar USD35,34 miliar. Ini artinya sepanjang 2021, tak sekalipun neraca perdagangan Indonesia defisit. Kalau dibanding tahun 2020, 2019, bahkan 2016, neraca perdagangan tahun 2021 adalah yang paling tinggi dalam 5 tahun terakhir.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor pada Desember 2021 sebesar USD22,38 miliar atau tumbuh 35,30% (year on year/yoy). Sementara dibandingkan bulan sebelumnya ada penurunan 2,04%. Impor Desember mencapai USD21,36 miliar naik 47,93% yoyo dan 10,52% mtm. Maka artinya surplus mencapai USD1,02 miliar. Surplus yang terjadi di Desember 2021 merupakan surplus selama 20 bulan beruntun

Dalam perdagangan sore ini, rupiah ditutup melemah. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.320-Rp14.380. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD