AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Melonjak 355 Persen, PTBA Kantongi Laba Bersih Rp2,28 triliun

MARKET NEWS
Taufan Sukma/IDX Channel
Senin, 23 Mei 2022 06:51 WIB
Lonjakan laba bersih ditopang oleh perolehan pendapatan usaha perusahaan yang mencapai Rp8,21 triliun.
Melonjak 355 Persen, PTBA Kantongi Laba Bersih Rp2,28 triliun (foto: MNC Media)
Melonjak 355 Persen, PTBA Kantongi Laba Bersih Rp2,28 triliun (foto: MNC Media)

IDXChannel - Salah satu entitas usaha di bawah kendali holding BUMN Pertambangan MIND ID, PT Bukit Asam Tbk, mengkonfirmasi kesuksesannya meraup pertumbuhan kinerja signifikan di sepanjang triwulan I/2022 lalu. 

Sejak awal tahun hingga Maret 2022 lalu, perusahaan tambang berkode saham PTBA itu berhasil membukukan perolehan laba bersih sebesar Rp2,28 triliun. Capaian tersebut terhitung melonjak drastis hingga 355 persen dibanding realisasi laba bersih perusahaan pada triwulan I/2021 yang masih sebesar Rp500,52 miliar.

Lonjakan laba bersih ditopang oleh perolehan pendapatan usaha perusahaan yang mencapai Rp8,21 triliun, atau tumbuh dua kali lipat lebih dibanding perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,99 triliun.

"Sedangkan total aset perseroan tumbuh delapan persen dari Rp36,12 triliun per 31 Desember 2021 menjadi Rp38,99 triliun per 31 Maret 2022," ujar Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie, dalam keterangan resminya, Minggu (22/5/2022).

Moncernya kinerja PTBA tersebut, menurut Apollonius, ditopang oleh kinerja operasional perusahaan yang solid di sepanjang triwulan I/2022 lalu.

"Hal itu dapat diraih dengan mengedepankan cost leadership di setiap lini perusahaan, serta menerapkan efisiensi berkelanjutan secara optimal," tutur Apollonius.

Dijelaskannya, secara year on year (yoy) kemampuan produksi batu bara PTBA di sepanjang triwulan I/2022 tumbuh 40 persen, menjadi 6,34 juta ton. Sedangkan volume angkutan batu bara juga tumbuh 16 persen menjadi 6,17 juta ton.

Lonjakan kinerja produksi dan volume angkutan batu bara tersebut lalu menjadi penopang atas kenaikan volume penjualan batu bara PTBA sebesar 18 persen menjadi 6,97 juta ton.

Karenanya, lanjut Apollonius, pihaknya telah memasang target produksi batu bara sebesar 36,41 juta ton dan juga volume angkutan sebesar 31,50 juta ton untuk kesluruhan kinerja tahun 2022 ini. Dari sana, volume penjualan batu bara diharapkan bakal bisa menembus angka 37,10 juta ton hingga akhir tahun nanti.

Seiring dengan terbitnya Perpres 109 tahun 2020 yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 17 November 2020 lalu, membuat dua proyek PTBA masuk dalam proyek strategis nasional (PSN), di antaranya hilirisasi gasifikasi batu bara di Tanjung Enim dan kawasan industri-Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE) – Tanjung Enim.

Di lain pihak, PTBA, Pertamina, dan Air Products & Chemicals Inc (APCI) juga telah menggelar groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) di kawasan industri Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada 24 Januari 2022 lalu.

Rencananya, PSN bakal dilakukan di Tanjung Enim selama 20 tahun, dengan mendatangkan investasi asing dari APCI sebesar USD2,3 miliar, atau setara Rp32,9 triliun. Dengan utilisasi hingga enam juta ton batu bara per tahun, proyek ini dapat menghasilkan 1,4 juta DME per tahun untuk mengurangi impor LPG sebesar 1 juta ton per tahun. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD