AALI
9300
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
725
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
810
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3240
AGAR
310
AGII
2230
AGRO
755
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1550
AKRA
1150
AKSI
274
ALDO
750
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
545.60
0.76%
+4.11
IHSG
7172.71
0.55%
+39.25
LQ45
1023.86
0.74%
+7.50
HSI
19722.54
-1%
-199.91
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
15734.11
-0.71%
-112.68
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,765
Emas
837,319 / gram

Menakar Kinerja IHSG Besok, Bearish atau Rebound?

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 16 Mei 2022 09:40 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum menunjukkan kinerja baik sepanjang pekan lalu. Indeks mengalami Bearish hingga hampir 8 persen.
Menakar Kinerja IHSG Besok, Bearish atau Rebound? (Foto: MNC Media)
Menakar Kinerja IHSG Besok, Bearish atau Rebound? (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum menunjukkan kinerja baik sepanjang pekan lalu. Indeks mengalami Bearish hingga hampir 8 persen atau sudah kehilangan 556 poin sampai dengan penutupan perdagangan pada Jumat (13/5/2022).

Nah, kira-kira bagaimana kinerja IHSG pada perdagangan Selasa (17/5/2022) besok?

Founder WH Project, William Hartanto mengatakan secara teknikal, indeks acuan belum mampu menembus MA5 dalam indikator Moving Average, sehingga belum terlihat konfirmasi untuk reversal.

"IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah pada area 6485-6747. Resistance 6747 ditentukan menggunakan indikator MA5," kata William dalam risetnya, dikutip Senin (16/5/2022).

Menurut William, koreksi yang terjadi dalam lima hari terakhir secara beruntun mengindikasikan IHSG mengalami kejenuhan jual atau oversold. Penulis buku 'Bandarmology vs Teknikal' itu mencermati jika ada potensi teknis bagi indeks untuk rebound dalam jangka pendek.

"Terbentuk pola doji yang memberikan harapan untuk rebound. Kami termasuk yang setuju bahwa jika kondisi IHSG sudah jenuh jual, maka sewajarnya ada rebound teknis yang memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek," ungkapnya.

Pada perdagangan sesi terakhir, Jumat (13/5), IHSG turun 0,03 persen di 6.597,99. Transaksi mencapai Rp18,70 triliun dari 22,65 miliar saham yang diperdagangkan.

Sejumlah saham yang direkomendasikan secara teknikal adalah PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CSRY), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Selama sepekan, indeks anjlok sebesar 8,73 persen dan mendekati level terendahnya dalam enam bulan terakhir, meski sepanjang tahun 2022 atau secara year to date, IHSG masih menguat 0,25 persen.

Adapun dalam sepekan, fase distribusi terlihat dalam aktivitas investor asing yang melakukan net-sell sebesar Rp9,11 triliun, terdiri dari Rp8,41 triliun di pasar reguler, dan Rp697,42 miliar di pasar negosiasi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD