AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Rontok dalam Sepekan, IHSG Diproyeksi Bakal Rebound di Pekan Depan

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Minggu, 15 Mei 2022 10:05 WIB
Berbagai sentimen dalam dan luar negeri telah memukul kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan.
Rontok dalam Sepekan, IHSG Diproyeksi Bakal Rebound di Pekan Depan. (Foto: MNC Media)
Rontok dalam Sepekan, IHSG Diproyeksi Bakal Rebound di Pekan Depan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Berbagai sentimen dalam dan luar negeri telah memukul kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan, Setelah sempat mencetak rekor sebelum libur lebaran, kini indeks telah meninggalkan area 6.700.

Analis PT Henan Putihrai Sekuritas, Liza C Suryanata, mengatakan, IHSG diprediksi akan menanjak lagi atau rebound. Tak hanya itu, indeks juga akan melampaui level psikologis 6.500 pada pekan depan.

"Kalau 6.500 adalah support dari tren jangka menengah yang hopefully kita harapkan minggu depan ini akan bisa naik lagi, at least IHSG bisa naik ke atas 6.500," ujar Liza dikutip Minggu (15/5/2022).

Meski jalannya bertahap, karena kejatuhan IHSG itu cepat dan dalam, jadi tidak bisa mengharapkan langsung naik ke 7.000 dengan segera.

"Expect more volatility minggu depan, mungkin ini perlu bikin based dulu IHSG-nya sekitar 6.500 sampai 6.700, mungkin semingguan lagi and then bisa bikin based untuk level baru," jelas Liza.

Faktor yang mempengaruhi jelas kondisi konflik Rusia-Ukraina, namun menurut Liza, ada pengaruh dari posisi indeks Wall Street seperti Dow Jones.

Dow Jones beberapa hari terakhir pekan kemarin turun dalam di antara bursa saham AS lainnya. Liza berpikir berdasarkan pola pada Dow Jones sudah sampai target turunnya.

"Artinya ada kemungkinan kedepannya ada teknikal rebound," katanya.

Menyangkut hal tersebut, saham pilihan Liza kebetulan blue chip yang seperti BBCA yang posisinya sudah di area support, angka 7250 itu sebelumnya jadi bantalan juga namun BBCA cuma sampai 7650 trus sekarang turun lagi.

Menurut Liza, jika semua saham blue chip kompak di area support dan bangkit bersamaan akan menjadi perfect timing untuk IHSG kembali rebound.

"Namun rebound sampe mana tidak bisa terlalu kita harapkan terlalu tinggi juga," kata Liza.

Untuk BBCA, target pertama sekitar 7750-7850, kemudian memang ada gap beberapa hari lalu sekitar harga 8075, baru bisa jadi area resisten yang ideal sebelum dia ke 8250.

Sementara GGRM juga dalam beberapa hari terakhir ada percobaan penembusan sejumlah resisten, investor tinggal tunggu kekuatan yang lebih valid.

Saham-saham pilihan Liza yang bisa dikoleksi untuk pekan depan antara lain:
BBCA 7275 - 7700 BUY
GGRM 30350 - 32225 BUY
BSDE 900 - 950 BUY
HRUM 10000 - 11000 BUY

(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD