IDXChannel - Bursa saham Asia terkoreksi pada Kamis (5/2/2026) bersamaan dengan pelemahan Wall Street. Kekhawatiran terkait kecerdasan buatan (AI) membebani sektor teknologi.
Melansir Reuters, indeks MSCI saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun 1 persen. Indeks Kospi Korea Selatan jatuh 1,7 persen dan saham Taiwan turun 0,7 persen. Indeks Nikkei Jepang relatif datar.
Saham blue chip China turun 0,7 persen, sementara indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,8 persen.
Induk Google, Alphabet, melaporkan hasil yang solid setelah penutupan pasar, namun menargetkan belanja modal sebesar USD175 miliar hingga USD185 miliar pada tahun ini, jauh di atas perkiraan analis.
Sahamnya sempat berfluktuasi tajam, turun lebih dari 6 persen sebelum akhirnya hanya ditutup turun 0,4 persen pada perdagangan setelah jam pasar.
Investor mulai beralih dari raksasa teknologi ke saham siklikal di tengah kekhawatiran AI akan mengganggu lapangan kerja. Aksi jual terbaru, yang dipicu oleh alat hukum baru dari model bahasa besar Claude milik Anthropic, telah menghapus sekitar USD830 miliar nilai pasar sejak 28 Januari.
Hasil kinerja yang mengecewakan dari Advanced Micro Devices juga memperburuk situasi, dengan saham produsen chip itu anjlok 17 persen dalam semalam.
Perhatian pasar juga tertuju pada laporan kinerja Amazon yang akan dirilis hari ini, serta pertemuan kebijakan Bank of England dan Bank Sentral Eropa yang diperkirakan menahan suku bunga.
(NIA DEVIYANA)