sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mengintip Outlook Danantara di 2026, dari Pasar Saham ke Restrukturisasi BUMN

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
20/01/2026 07:23 WIB
Dalam Danantara Indonesia Economic Outlook 2026, Danantara menilai pasar modal Indonesia berada di titik balik.
Mengintip Outlook Danantara di 2026, dari Pasar Saham ke Restrukturisasi BUMN. (Foto: Danantara)
Mengintip Outlook Danantara di 2026, dari Pasar Saham ke Restrukturisasi BUMN. (Foto: Danantara)

Namun, indeks LQ45, yang berisi saham-saham likuid dan berkapitalisasi besar, kembali tertinggal dibandingkan indeks regional. Tekanan makro, lemahnya permintaan domestik, serta kinerja laba bank-bank BUMN dan Telkom menjadi faktor utama.

Danantara mencatat, dominasi investor asing pada saham-saham blue chip membuat pasar rentan terhadap arus keluar dana saat ketidakpastian global meningkat. Akibatnya, valuasi saham berfundamental baik ikut tertekan, meski kondisi bisnis emiten relatif solid.

Meski demikian, sinyal perbaikan mulai terlihat. Ekspektasi penurunan laba tidak lagi berlanjut, sementara belanja fiskal yang lebih agresif pada 2026 dinilai dapat menjadi bantalan kinerja.

Program makan bergizi gratis (MBG), insentif pajak, serta penyaluran kredit melalui bank-bank BUMN berpotensi mendorong konsumsi dan pembentukan kredit domestik.

Dari sisi valuasi, aset rupiah dinilai berada di level yang menyerupai kondisi krisis. Indeks IDX30 tercatat diperdagangkan sekitar 1,1 standar deviasi di bawah rata-rata historisnya, lebih murah dibandingkan bursa negara berkembang lain.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement