sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mengintip Outlook Danantara di 2026, dari Pasar Saham ke Restrukturisasi BUMN

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
20/01/2026 07:23 WIB
Dalam Danantara Indonesia Economic Outlook 2026, Danantara menilai pasar modal Indonesia berada di titik balik.
Mengintip Outlook Danantara di 2026, dari Pasar Saham ke Restrukturisasi BUMN. (Foto: Danantara)
Mengintip Outlook Danantara di 2026, dari Pasar Saham ke Restrukturisasi BUMN. (Foto: Danantara)

Dengan imbal hasil saham yang mulai bersaing dengan obligasi pemerintah, risiko dan potensi imbal hasil ekuitas dinilai semakin menarik, terutama bagi investor institusi pencari dividen.

Sejumlah BUMN tercatat menawarkan imbal hasil dividen di atas 8 persen, sebuah daya tarik tersendiri di tengah tren penurunan suku bunga.

Posisi investor asing yang masih relatif ringan juga dinilai membatasi risiko penurunan lebih lanjut, sekaligus membuka ruang kenaikan jika arus dana kembali masuk.

Di luar faktor makro, reformasi BUMN menjadi narasi penting pasar modal 2026. Danantara menegaskan bahwa restrukturisasi BUMN bukan sekadar siklus bailout, melainkan penataan operasional dan neraca keuangan dengan disiplin ketat. Fokus utamanya adalah konsolidasi, peningkatan efisiensi, serta akuntabilitas kinerja.

Sejumlah sinyal awal telah diterima positif pasar. Saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Timah Tbk (TINS), hingga PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menunjukkan reli signifikan sepanjang 2025, mencerminkan kepercayaan investor terhadap agenda perbaikan.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement