Telkom, misalnya, mencatat lonjakan harga saham lebih dari 30 persen setelah melakukan perampingan anak usaha dan fokus pada pemanfaatan aset yang lebih efisien.
Untuk sektor perbankan BUMN, seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), perhatian investor bergeser ke kualitas laba dan alokasi modal.
Dengan biaya dana yang menurun dan kredit yang berpotensi tumbuh, 2026 diproyeksikan menjadi tahun pemulihan kinerja yang lebih solid.
Danantara juga menyoroti konsolidasi besar-besaran BUMN, sejalan dengan target pemerintah memangkas jumlah BUMN dari lebih 1.000 menjadi sekitar 200 entitas.
Langkah ini dinilai sebagai proses jangka menengah yang bertujuan menciptakan tata kelola lebih sederhana, keputusan bisnis yang konsisten, serta potensi dividen yang lebih berkelanjutan bagi negara dan investor.