sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mengintip Prospek Sektor Batu Bara di 2026, Masih Menarik?

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
09/01/2026 07:14 WIB
Prospek batu bara termal dunia masih akan menghadapi tekanan pada 2026 seiring melimpahnya pasokan global dan perlambatan permintaan.
Mengintip Prospek Sektor Batu Bara di 2026, Masih Menarik? (Foto: Freepik)
Mengintip Prospek Sektor Batu Bara di 2026, Masih Menarik? (Foto: Freepik)

Ruang substitusi ke batu bara PCI dinilai semakin terbatas, sehingga membuka peluang kenaikan permintaan batu bara kokas.

Untuk katalis positif sektor, JPMorgan menyoroti tiga faktor utama. Pertama, potensi penurunan produksi batu bara domestik China dalam program anti-involution yang bisa mendorong impor dari Indonesia.

Kedua, pelemahan rupiah di tengah penguatan dolar AS yang menguntungkan emiten berpendapatan dolar AS. Ketiga, premi risiko geopolitik yang berpotensi menopang harga komoditas.

Sementara, risikonya meliputi penurunan impor China yang lebih dalam dari perkiraan, pelemahan lanjutan produksi baja global yang menekan permintaan batu bara metalurgi, serta pengetatan kebijakan ESG yang membatasi minat investor terhadap saham batu bara.

Dari sisi rekomendasi saham, JPMorgan memberikan neutral (N) untuk PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan underweight (UW) untuk PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement