Hal tersebut terlihat pada INCO, NCKL, dan HRUM. Ketiga saham tersebut masing-masing menguat sekitar 6 persen, 4 persen, dan 6 persen pada hari perdagangan setelah laporan kinerja dirilis.
Padahal, kinerja semester I-2026 ketiganya relatif sesuai dengan ekspektasi atau in-line. Meski demikian, laba bersih masing-masing perusahaan meningkat secara kuartalan sehingga memberikan sentimen positif terhadap saham.
Untuk ANTM, Indo Premier justru memperkirakan adanya potensi reaksi sedikit negatif terhadap laporan kuartal II-2026 apabila laba bersih turun secara kuartalan.
Meski demikian, secara kumulatif kinerja semester I-2026 diperkirakan masih berpotensi berada di atas konsensus pasar.
Tetap Overweight
Dengan mempertimbangkan perkembangan harga komoditas dan meredanya kekhawatiran terhadap ketidakpastian regulasi, Indo Premier mempertahankan rekomendasi overweight terhadap sektor komoditas.