AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Mitratel (MTEL) Klaim Kuasai Pangsa Pasar Menara hingga 25 Persen

MARKET NEWS
Suparjo Ramalan
Senin, 10 Januari 2022 12:10 WIB
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) mengklaim telah menguasai sekitar 25 persen pangsa pasar bisnis menara di Indonesia.
Mitratel (MTEL) Klaim Kuasai Pangsa Pasar Menara hingga 25 Persen. (Foto: MNC Media)
Mitratel (MTEL) Klaim Kuasai Pangsa Pasar Menara hingga 25 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) mengklaim telah menguasai sekitar 25 persen pangsa pasar bisnis menara di Indonesia. Mereka menyebut seluruh perusahaan telekomunikasi raksasa di Indonesia menggunakan jasa Mitratel, tidak hanya Grup Telkom saja.

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko. menyebut, secara total melayani lebih dari 42.000 tenant yang menggunakan fasilitas tower perusahaan. Jumlah ini diharapkan terus bertambah seiring dengan dibukanya jaringan 5G oleh pemerintah Indonesia. 

Sementara, hingga September 2021 jumlah menara yang dikelola emiten berkode MTEL ini sudah sebanyak 28.076 unit. Jumlah itu terdiri atas 57 persen atau 16.150 unit di luar Pulau Jawa dan 11.929 unit di Pulau Jawa. 

Theodorus mencatat, dengan tren pertumbuhan penggunaan internet yang tinggi di seluruh wilayah Indonesia, keberadaan tower Mitratel di luar Jawa diyakini mampu mendorong ekspansi perusahaan-perusahaan digital ke daerah yang potensial. 

"Saya yakin bisa membuat ekspansi perusahaan-perusahaan digital ke wilayah baru yang potensial. Sementara, di Pulau Jawa sendiri, jumlah jaringan tower kami sejumlah 11.929 menara," ujar Theodorus dalam gelaran Media Gathering, Senin (10/1/2022). 

Di lain sisi, untuk menjaga tren pertumbuhan sepanjang 2022, Mitratel mencatat ada empat strategi yang akan dijalankan. Strategi pertama, memperbesar kontribusi pertumbuhan bisnis organik dengan cara menggenjot layanan built to suit (B2S) dan kolokasi menara dari operator jaringan seluler (MNO) yang menjadi klien perusahaan.

Kedua, melanjutkan aksi merger dan akuisisi (M&A) aset menara dari Telkomsel maupun mengakuisisi saham menara yang lebih kecil. Ketiga, mitratel akan melakukan ekspansi dengan menyediakan beberapa layanan baru. 

Saat ini emiten pelat merah itu tengah mengembangkan portofolio layanan infrastruktur digital lengkap bagi operator. Termasuk dengan melakukan fiberisasi menara, mengaplikasikan infrastructure as a service. 

"Sehingga kami bisa menyediakan jaringan tol pelanggan non-MNO, serta ekspansi ke penyediaan small cells, sehingga bisa memberikan solusi infrastruktur untuk pemanfaatan 5G," kata dia. 

Menurutnya, dengan kemampuan pendanaan baik dari hasil IPO senilai lebih dari Rp18 triliun, serta leverage dan biaya utang (cost of debt) terendah dibandingkan operator lainnya, Mitratel optimis menyambut setiap peluang yang ada di tahun ini. 

Keempat, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk, itu terus berupaya meningkatkan efisiensi belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) perusahaan sehingga bisa meningkatkan profitabilitas dan menambah arus kas. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD