sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

MNC Energy (IATA) Tegaskan Operasional Tambang Tak Pakai Jalan Negara

Market news editor Tangguh Yudha
09/01/2026 15:04 WIB
PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) menegaskan, seluruh operasional tambang tidak bersinggungan atau melintasi jalan negara.
PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) menegaskan, seluruh operasional tambang tidak bersinggungan atau melintasi jalan negara. (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)
PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) menegaskan, seluruh operasional tambang tidak bersinggungan atau melintasi jalan negara. (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)

Menurut Suryo, jalan khusus yang dikembangkan perseroan tidak bersinggungan dengan jalan negara. Dengan demikian, kebijakan pemerintah daerah Sumatera Selatan terkait penggunaan jalan umum tidak berdampak terhadap operasional tambang yang dikelola oleh APE, IBPE, maupun PMC. "Semuanya tidak terkendala oleh peraturan tersebut," tegasnya.

Dari sisi infrastruktur pelabuhan, APE saat ini memiliki dua jetty manual dengan kapasitas sekitar 10 ribu ton per hari. Perseroan juga akan segera memulai konstruksi batch loading conveyor dengan kapasitas sekitar 40 ribu ton per hari atau setara 1.500–2.000 ton per jam. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap finalisasi detail desain dan studi kelayakan.

Selain itu, MNC Energy juga telah bekerja sama dengan kontraktor nasional Kalimantan Prima Persada (KPP) dengan kontrak jangka panjang selama lima tahun. Dalam periode tersebut, produksi tambang APE ditargetkan berada di kisaran 3-7 juta ton per tahun.

Suryo mengungkapkan kapasitas pelabuhan APE saat ini mencapai 250 ribu ton per bulan dan akan ditingkatkan hingga 1,2 juta ton per bulan. Dengan kapasitas tersebut, potensi pengapalan APE dapat mencapai 15 juta ton per tahun.

Di sisi lain, MNC Energy menargetkan seluruh wilayah izin usaha pertambangan (IUP) perseroan dapat meraih peringkat Proper Biru pada 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan lingkungan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement