AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

MNC Sekuritas: Ternyata Ini Tiga Tujuan Utama Aksi Korporasi Buyback Saham

MARKET NEWS
Tim IDXChannel
Senin, 14 Juni 2021 10:47 WIB
Buyback saham adalah aksi korporasi yang dilakukan perusahaan berupa pembelian kembali saham yang telah beredar di publik. Ini penjelasan MNC Sekuritas.
MNC Media

IDXChannel – Dalam aktivitas trading dan investasi saham, salah satu istilah yang sebaiknya Anda pahami adalah buyback saham. Buyback saham adalah aksi korporasi yang dilakukan perusahaan berupa pembelian kembali saham yang telah beredar di publik. 

Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas Thomas Hadibowo mengungkapkan buyback saham diperlukan agar jumlah kepemilikan saham publik dalam perusahaan tersebut akan semakin berkurang sehingga likuiditasnya dapat tetap terjaga. 

Buyback saham dapat dilakukan oleh perusahaan dengan cara membeli perusahaannya sendiri dari publik.

“Ada beberapa tujuan buyback saham, antara lain untuk mengembangkan rasio keuangan, mempersiapkan cadangan modal serta antisipasi penurunan harga saham. Penting untuk investor pasar modal untuk mengetahui maksud istilah ini dan juga tujuan diperlukannya penerapan buyback saham,” jelas Thomas. 

Berikut ini paparan lebih lengkap tentang tujuan aksi buyback:
 
1. Mengembangkan Rasio Keuangan
Perusahaan seringkali menjadikan peningkatan rasio keuangan sebagai alasan untuk perusahaan melakukan buyback saham. Hal ini juga berkaitan dengan penurunan jumlah saham yang beredar dari banyaknya buyback. Makin sedikit saham di pasaran, maka rasio earning per share (EPR) juga akan semakin meningkat.

2. Mempersiapkan Cadangan Modal
Tujuan buyback saham lainnya adalah untuk mempersiapkan cadangan modal. Hasil buyback saham dapat dijual kembali ketika harga sedang mengalami tren kenaikan. Hasil buyback dapat dijadikan sebagai saham treasury yang kemudian dapat disimpan dan dijual kembali saat tren harga saham sedang naik. 

3. Antisipasi Penurunan Harga
Aksi buyback saham juga dapat dilakukan oleh perusahaan saat harga saham perusahaan tersebut sedang turun. Aksi ini dilakukan untuk menjaga psikologis investor. Jika saham sedang turun lalu ada pihak yang membeli saham tertentu dalam jumlah besar maka investor jadi semakin tertarik untuk mengkoleksi saham yang bersangkutan.

Itulah dia beberapa poin penting yang dapat Anda ketahui tentang buyback saham. Dan, untuk mengoptimalkan profit dan mendapat update serta edukasi pasar modal, ayo jadi investor saham di MNC Sekuritas!

Dapatkan hadiah langsung e-voucher Shopee senilai Rp100 ribu untuk setiap pembukaan rekening saham secara online melalui aplikasi MNC Trade New. Promo berlaku hingga Juli 2021. Simak informasi selengkapnya tentang promo Traktir Investor (TRAKTOR) Vol. 2 ini melalui link: bit.ly/promotraktor2! 

(IND)  

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD