“Persetujuan peningkatan modal dasar dalam RUPSLB merupakan salah satu tahapan penting bagi perseroan untuk melanjutkan agenda transformasi yang telah dipersiapkan. Fokus berikutnya adalah menyelesaikan seluruh proses dan dokumen yang diperlukan untuk perubahan kegiatan usaha, rights issue, serta rencana akuisisi TCP,” ujar manajemen MEJA dalam keterangan resmi, Rabu (26/8/2026).
Sejalan dengan keterbukaan informasi yang sebelumnya telah disampaikan perseroan kepada publik, MEJA sebelumnya mengindikasikan kisaran harga pelaksanaan rights issue pada rentang Rp450-Rp550 per saham.
Kisaran tersebut merupakan indikasi awal dan bukan merupakan harga pelaksanaan final. Penetapan harga pelaksanaan rights issue nantinya akan dilakukan dengan mempertimbangkan antara lain hasil valuasi independen, struktur final transaksi, kondisi pasar, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan demikian, kata manajemen MEJA, perseroan tetap berupaya menjaga konsistensi antara rencana aksi korporasi yang sedang dipersiapkan dengan informasi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik, dengan tetap memperhatikan perkembangan proses transaksi dan hasil kajian dari profesi penunjang pasar modal.