Penurunan target harga tersebut terutama mencerminkan peningkatan risiko tata kelola.
Maybank menaikkan asumsi diskon revalued net asset value (RNAV) menjadi 90 persen untuk mengakomodasi ketidakpastian yang muncul setelah kasus hukum tersebut.
Analis menegaskan, peningkatan diskon RNAV tersebut bukan merupakan asumsi mengenai potensi denda ataupun impairment yang mungkin muncul dari kasus tersebut.
“Diskon RNAV dinaikkan ke 90 persen mencerminkan ketidakpastian tata kelola, bukan estimasi denda atau impairment,” tulisnya.
Kasus ini bermula dari OTT KPK di Kabupaten Bogor pada Senin (14/9/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 17 orang, termasuk Adrianto.