AALI
9950
ABBA
298
ABDA
6550
ABMM
1390
ACES
1285
ACST
191
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
183
ADRO
2260
AGAR
346
AGII
1405
AGRO
1265
AGRO-R
0
AGRS
160
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1125
AKRA
800
AKSI
705
ALDO
1315
ALKA
318
ALMI
0
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.83
-1.15%
-5.89
IHSG
6668.67
-0.86%
-57.71
LQ45
949.28
-1.09%
-10.49
HSI
24758.92
-0.83%
-206.63
N225
27371.11
-0.55%
-151.15
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
845,552 / gram

Nilai Saham Melonjak Tajam, Dua Bank Kecil Masuk Pantauan BEI

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Jum'at, 26 Februari 2021 14:15 WIB
BEI melakukan pemantauan pergerakan saham BACA dan INPC karena brgerak diluar kebiasaan.
Nilai Saham Melonjak Tajam, Dua Bank Kecil Masuk Pantauan BEI. (Foto: MNC Media)
Nilai Saham Melonjak Tajam, Dua Bank Kecil Masuk Pantauan BEI. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pemantauan pergerakan saham PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC). Pengawasan ini dilakukan karena nilai perdagangan yang berlangsung diluar kebiasaan.

Berdasarkan pengumuman BEI, saham BACA dan INPC mengalami peningkatan harga diluar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA). Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BACA dan INPC, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," kata Lidia M Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/02/2021).

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 19 Februari 2021 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait perubahan corporate secretary pada saham BACA dan tanggal 22 Februari 2021 terkait penjelasan atas volatilitas transaksi untuk saham INPC.

Sebagai informasi, pada perdagangan tanggal 5 januari 2021 saham BACA ditutup di harga Rp380, sedangkan pada perdagangan di tanggal 25 Februari 2021 ditutup di harga Rp765 per saham. Sedangkan saham GDYR tanggal 5 januari 2021 saham ditutup di harga Rp69, sedangkan pada perdagangan di tanggal 25 Februari 2021 ditutup di harga Rp168 per saham.

Oleh karena itu Bursa mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban BACA dan INPC atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan diimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan pemegang saham.

"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD