Niramas Utama menyatakan pengembangan produk merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperkuat portofolio bisnis makanan dan minuman. Selama lebih dari tiga dekade, perseroan terus mengembangkan berbagai kategori produk, mulai dari nata de coco, jelly, pudding, minuman hingga dessert dengan mengedepankan kualitas dan keamanan pangan.
Melalui strategi inovasi yang berkelanjutan, JELI berharap dapat memperkuat posisi di industri makanan dan minuman sekaligus menjaga momentum pertumbuhan bisnis di tengah dinamika perubahan preferensi konsumen.
Sekadar informasi, laba bersih JELI pada 2025 mencapai sekitar Rp39,02 miliar, naik lebih dari 200 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp12,91 miliar. Pencapaian ini didorong oleh efisiensi biaya, terutama penurunan beban pokok penjualan sebesar 12,58 persen menjadi Rp462,27 miliar.
(Shifa Nurhaliza Putri)