sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Obligasi Global Danantara Diburu Investor AS-Eropa, Permintaan Lebih dari 3 Kali Lipat

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
12/06/2026 13:29 WIB
PT Danantara Investment Management (DIM) melaporkan penerbitan obligasi global perdana berdenominasi dolar AS senilai USD1,5 miliar diminati investor global.
PT Danantara Investment Management (DIM) melaporkan penerbitan obligasi global perdana  senilai USD1,5 miliar diminati investor global. (Foto: Ist)
PT Danantara Investment Management (DIM) melaporkan penerbitan obligasi global perdana senilai USD1,5 miliar diminati investor global. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Danantara Investment Management (DIM) melaporkan penerbitan obligasi global (global bond) perdana berdenominasi dolar AS senilai USD1,5 miliar diminati investor global. Tingkat kelebihan permintaan (oversubscribed) mencapai lebih dari tiga kali lipat dari emisi.

Berdasarkan factsheet dikutip Jumat (12/6/2026), investor Amerika Serikat (AS) hingga Eropa memburu obligasi dengan kupon di atas 5 persen tersebut. Untuk obligasi dengan tenor 10 tahun, investor AS menyerap 52 persen alokasi, disusuk investor dari kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) sebesar 31 persen, serta Asia 17 persen. Sementara untuk tenor 5 tahun, investor EMEA menjadi pembeli terbesar dengan porsi 41 persen, diikuti AS 38 persen dan Asia 21 persen. 

Tingginya minat investor Amerika Serikat menunjukkan kuatnya kepercayaan pasar keuangan global terhadap prospek Danantara sebagai sovereign-linked investment vehicle Indonesia yang baru dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.

Secara keseluruhan, penerbitan obligasi global perdana Danantara melalui DIM memperoleh permintaan yang sangat besar. Nilai pemesanan puncak (peak orderbook) mencapai USD4,6 miliar atau lebih dari tiga kali lipat dibandingkan nilai penerbitan sebesar USD1,5 miliar. Minat tersebut datang dari investor institusi yang berasal dari AS, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia. 

Danantara menerbitkan dua seri obligasi masing-masing senilai USD750 juta. Seri pertama bertenor lima tahun dengan tingkat imbal hasil 5,35 persen, sedangkan seri kedua bertenor 10 tahun menawarkan yield sebesar 5,95 persen. 

Tidak hanya dari sisi geografis, komposisi investor juga didominasi oleh investor institusional jangka panjang. Pada obligasi tenor lima tahun, sebanyak 82 persen alokasi diserap oleh manajer aset dan manajer dana, sementara pada tenor 10 tahun mencapai 72 persen. Sisanya berasal dari perusahaan asuransi, dana pensiun, perbankan, serta private bank. 

Danantara menilai keberhasilan penerbitan obligasi global perdana tersebut mencerminkan kepercayaan investor internasional terhadap fundamental, tata kelola, dan prospek jangka panjang institusi tersebut. Kepercayaan pasar juga tercermin dari penetapan spread obligasi yang relatif ketat terhadap kurva obligasi Indonesia meskipun transaksi ini merupakan debut penerbitan internasional tanpa rekam jejak obligasi sebelumnya. 

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement