Purbaya menyerahkan sepenuhnya teknis pembentukan BUMN tersebut kepada Danantara. Namun, dia menekankan visi besar agar Danantara lebih agresif melakukan investasi langsung yang menciptakan nilai tambah ekonomi (economic value creation) ketimbang hanya memarkir dana di surat utang negara (bond).
Menurut Purbaya, Danantara memiliki ruang gerak likuiditas yang sangat luas tahun ini. Dia mengatakan, investasi dengan membentuk BUMN baru jauh lebih efektif untuk menggerakkan ekonomi nasional.
"Kalau ke bond kan saya bayar bunga untuk uang dulunya punya saya juga. Kalau dia beli bikin BUMN langsung kan akan menggerakkan ekonomi. Justru itu yang diharapkan dari Danantara. Jadi ada value creation yang baru," kata Purbaya.
(Rahmat Fiansyah)