sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OJK Sebut HSC Jadi Pertimbangan MSCI Tentukan Emiten RI dalam Indeks

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
27/04/2026 19:00 WIB
OJK menyatakan informasi mengenai High Shareholding Concentration (HSC) menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan MSCI.
OJK Sebut HSC Jadi Pertimbangan MSCI Tentukan Emiten RI dalam Indeks. (Foto: iNews Media Group)
OJK Sebut HSC Jadi Pertimbangan MSCI Tentukan Emiten RI dalam Indeks. (Foto: iNews Media Group)

Selain pengungkapan data pemegang saham terkonsentrasi, OJK bersama BEI dan SRO turut meningkatkan transparansi melalui penyajian data klasifikasi investor yang lebih detail, dari sebelumnya sembilan kategori menjadi 39 kategori. Langkah ini memudahkan indeks provider global dalam mengidentifikasi porsi kepemilikan publik yang benar-benar memenuhi definisi free float.

Di sisi lain, OJK telah menetapkan kebijakan peningkatan batas minimum free float secara bertahap dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Kebijakan ini diharapkan mampu memperdalam likuiditas pasar dan meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia bagi investor global.

Meski demikian, Hasan Fawzi mengakui bahwa agenda peningkatan transparansi tersebut memang berpotensi memicu perubahan komposisi indeks dalam jangka pendek, baik dari sisi bobot maupun jumlah saham yang masuk dalam indeks MSCI maupun FTSE Russell.

"Dengan keterbukaan informasi dan integritas yang kita hadirkan, mungkin dampak jangka pendeknya kita bisa kita hindari akan ada semacam rekomposisi dari bobot maupun saham penghuni indeks MSCI atau FTSE Russell," kata Hasan.

"Kalau kita perhatikan fenomena yang terjadi belakangan di pasar (penurunan IHSG), sebetulnya pasar kita sudah bisa mengantisipasi di awal. Ini baik, artinya kami mengonfirmasi bahwa informasi early warning yang kita hadirkan, ditangkap dengan baik oleh investor," sambungnya.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement