Tekanan terbesar terjadi di kategori Micro Cap. Sebanyak 28 saham dikeluarkan dari semesta indeks FTSE global, yakni ADHI, ASSA, ALII, AGRO, BVIC, CASS, CFIN, BWPT, CARS, WOOD, DILD, JTPE.
Nama-nama lainnya, JKON, OMED, KEEN, MAIN, MAHA, MSTI, MDLA, MLPL, PBID, PANS, PNIN, PTPP, PRDA, RALS, ISSP, dan TPMA.
Dengan demikian, review September kali ini menciptakan ketidakseimbangan antara potensi inflow dan outflow.
Tidak adanya saham yang naik kelas atau masuk baru berarti hampir tidak terdapat katalis dari sisi penambahan eksposur dana pasif, sementara demosi dan deletion berpotensi mendorong investor yang mereplikasi indeks untuk melakukan penyesuaian kepemilikan.
Meski demikian, besarnya passive AUM FTSE tidak berarti seluruh dana sekitar Rp36 triliun tersebut akan keluar dari Indonesia.