Dampak aktual bergantung pada bobot masing-masing saham dalam indeks, perubahan kapitalisasi pasar, serta strategi dan mandat pengelola dana.
Namun, semakin besar perubahan bobot atau status suatu saham dalam indeks, semakin besar pula potensi kebutuhan rebalancing oleh dana pasif.
FTSE Russell juga masih memperpanjang masa observasi terhadap reformasi pasar modal Indonesia.
FTSE menunda full re-ranking antar-tier kapitalisasi, kenaikan free float, penyesuaian Weight Adjustment Factor (WAF) dari nol ke positif, serta penambahan saham baru dan IPO Indonesia setidaknya hingga review Desember 2026.
FTSE Russell sebelumnya telah menahan penambahan saham baru Indonesia sejak Februari 2026.