Lebih lanjut, penilaian ulang terhadap peringkat juga dapat dilakukan apabila terdapat indikasi melemahnya dukungan pemerintah. Prospek dapat direvisi menjadi stabil tanpa adanya perubahan peringkat jika Garuda Indonesia mampu menunjukkan peningkatan ketahanan pada profil operasional dan keuangan.
Per 31 Desember 2025, komposisi pemegang saham GIAA terdiri dari PT Danantara Asset Management (Persero) sebesar 92,03 persen, PT Trans Airways sebesar 1,79 persen, publik sebesar 6,17 persen, serta sisanya dimiliki oleh pemerintah Indonesia melalui saham Dwiwarna.
(DESI ANGRIANI)