Kedua saham tersebut juga dinilai memiliki valuasi yang relatif menarik, dengan proyeksi rasio harga terhadap laba (P/E) FY2026F sekitar 5-6 kali.
Dari sisi dividen, AADI menawarkan dividend yield sekitar 8 persen, dengan potensi tambahan sekitar 3 persen dari penjualan Kestrel. Sementara PTBA memiliki dividend yield sekitar 7 persen.
Untuk emas, Indo Premier Sekuritas tetap menyukai PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Logam dasar menjadi pilihan paling rendah karena adanya potensi koreksi harga setelah tambahan kuota RKAB disetujui. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.