AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

Pemerintah Kantongi Rp34 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara

MARKET NEWS
Rina Anggraeni/Sindonews
Kamis, 22 Juli 2021 18:31 WIB
Pemerintah Republik Indonesia kembali sukses melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN).
Pemerintah Republik Indonesia kembali sukses melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN). (Foto: MNC media)

IDXChannel - Pemerintah Republik Indonesia kembali sukses melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN). Adapun, pemerintah mengantongi Rp34 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN).

"Dana hasil lelang surat utang tersebut akan digunakan oleh pemerintah untuk pembiayaan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021," tulis keterangan dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pemabiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan, Kamis (22/7/2021)

Rinciannya, pemerintah melaksanakan lelang Surat Utang Negara pada tanggal 21 Juli 2021 untuk seri SPN03211021 (new issuance), SPN12220331 (reopening), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0088 (reopening), FR0092 (reopening) dan FR0089 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia

Dari 7 seri SUN yang dilelang, FR0090 menjadi seri SUN yang paling diminati karena total penawaran yang masuk mencapai Rp 24,2 triliun.

Penjualan SUN tersebut dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur dalam PMK No. 168/PMK.08/2019 dan PMK No. 38/PMK.02/2020. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD