Nilai emisi SK Hynix bakal menjadi penjualan saham terbesar kedua di dunia, tepat di bawah megaproyek Initial Public Offering (IPO) raksasa dirgantara SpaceX senilai USD85,7 miliar yang pecah bulan lalu.
Nilai galangan dana SK Hynix ini sukses mengalahkan rekor IPO historis Saudi Aramco sebesar USD25,6 miliar pada 2019, serta raksasa e-commerce asal China, Alibaba Group, pada 2014.
Merespons proses roadshow manajemen ke investor global pekan ini, saham SK Hynix terpantau menguat 1 persen di bursa domestik, sementara indeks acuan KOSPI Korea Selatan terkerek naik 0,2 persen pada Senin pagi.
Sepanjang tahun berjalan, saham SK Hynix telah meroket ekstrem hingga 273 persen akibat arus modal investor yang masif yang memburu saham penunjang ekosistem AI. Performa gemilang ini membuat SK Hynix sukses mengungguli kinerja sejumlah rival berat seperti Samsung Electronics dan Micron Technology.
Proses penetapan harga final (pricing) untuk pencatatan di New York ini ditargetkan rampung pada Kamis esok, sebelum perdagangan resmi perdana dibuka pada Jumat pekan ini.