Seluruh dana segar dari pasar modal AS ini diproyeksikan akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan hulu perseroan.
Pekan lalu, manajemen SK Hynix baru saja mengumumkan komitmen investasi masif senilai 100 triliun won atau setara USD64,38 miliar (sekitar Rp1.158,19 triliun) untuk membangun kompleks pabrik chip baru, termasuk fasilitas produksi memori NAND flash di wilayah Cheongju.
Langkah agresif ini merupakan bagian dari mega-proyek nasional Korea Selatan guna memastikan rantai pasok global semikonduktor AI tetap berpusat di negara tersebut, sekaligus mengantisipasi permintaan memori berkecepatan tinggi (High-Bandwidth Memory/HBM) yang terus mengalami defisit pasokan akibat lonjakan adopsi pusat data komputasi awan.
(Eugenia Siregar)