IDXChannel - PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu. Capaian ini menunjukkan kemampuan emiten pengolahan sawit itu dalam mengoptimalkan volume penjualan dan mengelola struktur biaya di tengah fluktuasi harga pasar internasional.
Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan, baik dari sisi top line maupun bottom line di tengah dinamika pasar komoditas global. Pendapatan dari kontrak penjualan mencapai Rp13,97 triliun pada 2025, naik 43 persen dibandingkan 2024 yang tercatat Rp9,8 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto CBUT melesat 84,9 persen menjadi Rp1,98 triliun dari sebelumnya Rp1,07 triliun pada 2024. Setelah dikurangi berbagai beban usaha dan pajak, CBUT mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp106,17 miliar, tumbuh 55,7 persen dibandingkan laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp68,2 miliar.
Pertumbuhan profitabilitas ini juga berdampak pada laba per saham dasar (EPS) persreroan yang naik menjadi Rp33,98 per saham, dibandingkan Rp21,82 per saham pada periode yang sama tahun lalu.
Komposisi pendapatan menunjukkan pergeseran strategi pasar CBUT. Pendapatan dari pihak berelasi seperti Borneo Agri Resources International Pte., Ltd tercatat sebesar Rp3,8 triliun. Kontribusi ini menurun secara persentase menjadi 27,5 persen dari total penjualan neto, dibandingkan 2024 yang mencapai 65,09 persen.