"Pada kuartal II-2026, perbaikan kondisi pasar dan disiplin monetisasi terus mendukung kinerja Telkomsel. Pendapatan tumbuh 5,3 persen secara tahunan menjadi Rp28 triliun dan meningkat 1,6 persen secara kuartalan. EBITDA tumbuh 10,3 persen secara tahunan, sementara laba bersih meningkat 24,9 persen, mencerminkan perbaikan profitabilitas dibandingkan tahun lalu," kata Daru.
Dari sisi monetisasi pelanggan, average revenue per user (ARPU) seluler Telkomsel meningkat 11,6 persen yoy menjadi Rp46.000 dan naik 2 persen secara kuartalan. Bahkan, pada Juni 2026 ARPU telah menembus lebih dari Rp47.000, salah satunya didukung momentum Piala Dunia.
"Di sisi lain, data yield tetap relatif stabil, sementara payload turun tipis 0,7 persen secara tahunan. Basis pelanggan juga mengalami penyesuaian menjadi 153,5 juta pelanggan, turun 3,1 persen dibandingkan tahun lalu, namun relatif stabil secara kuartalan," kata Daru. (Febrina Ratna Iskana)