Nilai marketing sales tercatat sebesar Rp1,41 triliun yang berasal dari berbagai proyek unggulan yang dikembangkan di sejumlah kota di Indonesia.
Selanjutnya, beban pokok penjualan dan beban langsung ikut turun dari Rp3,13 triliun di 2024 menjadi Rp2,09 triliun pada 2025.
Laba bruto pun tercatat Rp1,47 triliun di 2025, turun 39,66 persen secara tahunan (yoy) dari Rp2,44 triliun. Penurunan ini disebabkan pada tahun 2024 terdapat penjualan aset hotel Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention.
Sehingga, APLN mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp112,84 miliar di 2025, turun 82,19 persen yoy dari Rp633,86 miliar.
Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar menjadi Rp4,97 di 2025, turun dari Rp27,92 di 2024.
(Dhera Arizona)