Kinerja profitabilitas Antam hingga Juni 2026 juga didukung oleh kenaikan penghasilan lain-lain sebesar 41 persen menjadi Rp559,37 miliar yang didukung oleh kenaikan laba selisih kurs dan bagian keuntungan entitas asosiasi .
Capaian tersebut mendorong nilai laba bersih per saham dasar naik 36 persen menjadi sebesar Rp265,85 per saham dari sebelumnya Rp195,43 per saham dasar.
"Pencapaian ini menjadi landasan bagi Antam untuk terus meningkatkan kinerja melalui penguatan beyond operational excellence, sehingga perusahaan dapat semakin unggul, adaptif, dan mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan," tuturnya.
Sementara itu, perseroan meraup pendapatan sebesar Rp62,71 triliun di semester I-2026, tumbuh 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp59,02 triliun.
Penjualan domestik berkontribusi sebesar Rp60,15 triliun atau setara 96 persen. Di mana produk emas menjadi kontributor terbesar dengan proporsi 80 persen atau mencapai Rp50,39 triliun.