Segmen nikel (feronikel dan bijih nikel) berkontribusi sebesar 17 persen atau mencapai Rp10,41 triliun, dan segmen bauksit dan alumina berkontribusi sebesar 3 persen dengan nilai Rp1,88 triliun.
Hingga Juni 2026, total aset Antam mencapai Rp61,27 triliun, jumlah ekuitas Rp38,53 triliun dengan kas dan setara kas sebesar Rp9,23 triliun.
(DESI ANGRIANI)